Bintang Utara

Kita adalah pengembara. Dunia ini, katamu, hanyalah kabut yang terlihat terang. Laut yang luas seringkali membuat kita tersesat, gelombangnya pasang surut mempermainkan perahu kecil kita. Di atas sana, Langit selalu diam dan tenang tapi tidak pernah luput memerhatikan. Ia menangkap setiap kegelisahan yang kita rasakan. Maka, dititipkannya cahaya pada Bintang Utara sebagai penuntun jalan kita untuk pulang. Lewat binarnya yang mengagumkan, ia ingin kita tahu bahwa selalu ada harapan untuk setiap yakin yang tertanam. Badai mungkin sesekali mampir mengundang ketakutan, merapuhkan harapan. Tapi setidaknya, kita sudah tahu kemana harus menuju. Maka, bertahanlah sebentar lagi. Perjalanan panjang ini akan berhasil kita lalui. 


06/08/19

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Iri Manusiawi

Merayakan Perpisahan

Pentol Kuah