Postingan

Menampilkan postingan dari Oktober, 2019

Cinta Palsu

K enapa memilih masuk jurusan Bahasa Arab?" Agaknya, kalimat semacam ini menjadi pertanyaan yang hampir tidak pernah terlewat untuk ditanyakan di awal perkuliahan. Siapapun dosennya, apapun mata kuliah yang diampunya. Mereka seakan bersepakat memasukkan pertanyaan yang satu ini sebagai penutup dari pertanyaan-pertanyaan lain yang sudah lumrah ditanyakan seperti nama, tempat dan tanggal lahir, asal daerah dan tempat tinggal, latar belakang pendidikan, dan sebagainya. Kalau boleh ku sebut, pertanyaan pamungkas. Di semester berikutnya, ketika bertemu dosen baru dan mata kuliah yang baru, pertanyaan ini akan kembali diajukan. Memang tidak semua, tapi kebanyakan begitu. Pun di semester lusa tidak munutup kemungkinan kita akan kembali dihadapkan pada pertanyaan ini. "Kenapa memilih masuk jurusan Bahasa Arab?" Hmm… Kenapa, ya? Kok sepertinya dosen-dosen ini 'kepo' sekali dengan pilihan yang telah dibuat oleh mahasiswa/i barunya? Apa pentingnya sebuah...

Orang-Orang Baik

Gambar
Orang-orang baik Sulit. Seberapa keras pun mencari, aku tetap tidak dapat menemukan kata-kata puitis yang dapat menggambarkan rasa syukurku dipertemukan dengan orang-orang ini. Barangkali aku memang tidak seharusnya susah-susah memikirkan. Karena syukur perihal rasa, bukan logika matematika. Kalau diingat-ingat lagi, dulu kami tidak seakrab ini. Ah, bahkan sampai sekarangpun aku masih saja merasa canggung saat bersama mereka. Aku terlalu kaku dan membosankan. Tidak asyik diajak mengobrol atau menggosip ala anak perempuan. Sering kali berpikir, bagaimana orang sepertiku bisa memiliki teman? Terutama dilingkungan baru. Perkuliahan. Terpisah dari teman-teman yang sudah lama aku kenal. Berkenalan lagi, beradaptasi lagi. Aku benci namun tidak bisa melarikan diri. Untuk memulai pendekatan terlebih dahulu, itu sama sekali bukan keahlianku. Selama ini, orang lain lah yang mendekat. Diantara mereka ada yang betah menetap, tapi tidak sedikit yang memilih pergi. Tetapi, entah menetap...